Harga Emas Cetak Rekor Lagi! Keuangan

Harga Emas Cetak Rekor Lagi!

Terakhir diperbaharui: 1 Agustus 2020

Harga emas naik pada Jumat kemarin mencapai rekor tertingginya sepanjang masa. Kenaikan harga emas terjadi di tengah pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) dan loyonya perekonomian. Rekor ini merupakan yang tertinggi sejak Februari 2016.

Harga perak juga naik 4,2 menjadi US 24,34 per ounce dengan kenaikan bulanan 33 atau terbesar sejak 1982. Kenaikan harga perak didorong oleh investasi dan permintaan industri.

Harga emas spot naik 0,58 ke US 1.970,81 per ounce. Sementara emas AS ditutup 1 lebih tinggi di level US 1.985,9 setelah sempat menembus level di atas US 2.000.

Kondisi sangat positif dan harga terus bergerak. Pelemahan dolar AS menopang harga emas lebih lanjut, kata Analis Standard Chartered Suki Cooper dikutip dari CNBC, Sabtu (1 8 2020).

Data menunjukkan ekonomi AS mengalami pukulan terberat sejak great depression di kuartal II karena pandemi virus Corona. Sementara investor juga dihadapkan pada ketidakpastian situasi politik AS.

Emas Bullion naik hampir 30 sepanjang tahun ini didorong oleh rendahnya suku bunga membuat logam mulia diburu banyak orang.

Dengan tingkat suku bunga di level nol, dukungan untuk harga emas datang dari inflasi yang tinggi, kata BofA Global Research yang memperkirakan harga emas mencapai US 3.000 per ounce dalam 18 bulan mendatang.

Harga platinum naik 0,4 ke level US 916 per ounce dan mencatatkan kenaikan bulanan terbesar sejak Januari 2017. Paladium turun ,04 di level US 2.134 per ounce.

Sumber: detik.com