Presiden Jokowi: Konsep Waralaba Cocok di Negara Kita Waralaba

Presiden Jokowi: Konsep Waralaba Cocok di Negara Kita

Terakhir diperbaharui: 4 April 2018

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut, konsep waralaba sangat cocok dikembangkan di dalam negeri. Jokowi mendorong masyarakat dan pengusaha lokal untuk kembangkan usaha-usaha di daerah.

"Konsep waralaba sangat cocok negara kita. Masyarakat kita sejak lama sudah terbiasa dengan usaha sendiri," ujar Jokowi saat membuka Pameran Indonesia Franchise dan SME Expo (IFSE), World Franchise Summit Indonesia (WFSI) di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (25/11/2016).

Usaha lokal yang dibuka di daerah juga mampu menyerap tenaga kerja yang lumayan banyak. Pengusaha lokal juga dapat menaikkan tingkat usahanya dengan mengembangkan konsep waralaba.

Jokowi menyebutkan, paket-paket Waralaba sudah menganut standarisasi dan hemat ongkos. Pengusaha lokal dan masyarakat juga bisa menentukan sendiri alat-alat produksi yang digunakan.

"Jadi tak usah mikir lagi, mau beli kulkas kompor kayak apa? Jadi pengusaha lokal daripada buat spek usaha sendiri, mending waralaba standar nasional dan internasional," terangnya.

Dirinya juga mengaku senang dengan mulai banyaknya muncul potensi waralaba di dalam negeri. Jokowi berharap, waralaba semakin banyak tumbuh di Indonesia.

"Ke depan ini adalah kekuatan kita dan nantinya akan diikuti oleh waralaba lainnya yang akan muncul," ucapnya.

Ukuran perkembangan kota juga dilihat dari banyaknya waralaba yang berada di sana. waralaba ini juga menarik konsumen anak-anak muda yang berada di perkotaan.

"Semoga waralaba di Indonesia semakin hari semakin banyak dan akan memperkuat ekonomi kerakyatan di negara kita," jelasnya. 

Sumber:
Muhammad Taufiqqurahman - detikFinance
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3354362/presiden-jokowi-konsep-waralaba-cocok-di-negara-kita