Raih pendanaan awal US$ 1,94 juta, AllSome Fulfillment akan ekspansi ke Indonesia Peluang Usaha

Raih pendanaan awal US$ 1,94 juta, AllSome Fulfillment akan ekspansi ke Indonesia

Terakhir diperbaharui: 11 Agustus 2019

BISNIS1.COM - JAKARTA. Startup pengemasan dan pengiriman barang AllSome Fulfillment lintas negara mengumumkan meraih pendanaan tahap awal (seed funding) senilai US$ 1,94 juta setara Rp 27,7 miliar. Pendanaan ini dipimpin oleh East Ventures. 

Investasi ini akan digunakan untuk mempercepat misi AllSome Fulfillment untuk memenuhi kebutuhan akan layanan fulfillment e-commerce lintas negara yang efektif, dan mengembangkan jaringan mereka ke negara-negara lain di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Perusahaan ini ingin mengurangi biaya fulfillment dan logistik lintas negara sekurang-kurangnya 40% untuk membantu para pedagang online dalam mendapatkan keuntungan yang lebih besar. 
Saat ini, AllSome Fulfillment telah membangun jaringan yang terdiri atas 250 gudang virtual di China dan Malaysia, serta melayani 50 klien di Asia Tenggara. Setiap harinya, mereka bisa memproses pengiriman 120.000 paket.

Dengan dana segar ini, AllSome Fulfillment berekspansi ke Indonesia, negara terluas di Asia Tenggara dengan potensi e-commerce yang sangat besar. Hal ini disebabkan karena populasinya yang banyak dan ekonominya yang stabil. 

Google dan Temasek memperkirakan bahwa pasar e-commerce di Indonesia bisa mencapai US$ 53 miliar atau sekitar Rp 753 triliun pada tahun 2025.

AllSome Fulfillment didirikan pada tahun 2018 oleh Ng Yi Ying yang berasal dari Malaysia dan Liu Yi Shu, seorang warga negara China. Keduanya pertama kali bertemu pada tahun 2012, ketika Ying yang merupakan mantan konsultan SAP di Malaysia, tengah mengenyam pendidikan Master di Tsinghua University, China.

Baca Juga: Unicorn disesaki modal asing karena investor lokal belum jeli lihat peluang

AllSome Fulfillment dibuat sebagai perantara antara pedagang dan pembeli yang masing-masing menjual dan membeli barang dari luar negeri, khususnya China. 

Layanan mereka menghilangkan seluruh hal-hal yang menyulitkan bagi pedagang online, mulai dari pencarian pemasok barang, pemeriksaan kualitas, tempat penyimpanan yang aman, pengemasan, pengantaran ke konsumen, hingga fitur pelacakan paket.

Bagi pembeli, AllSome Fulfillment menghilangkan keharusan untuk membuka beberapa situs hanya untuk melacak barang yang mereka beli, karena layanan AllSome Fulfillment memungkinkan mereka untuk memantau pengiriman-pengiriman tersebut menggunakan nomor telepon mereka.

“Sebagai mantan pedagang online kami mengerti bahwa layanan fulfillment selalu mahal. AllSome Fulfillment pada dasarnya dibuat untuk membuat layanan tersebut menjadi terjangkau oleh semua pedagang yang akan menggunakan layanan fulfillment di mana pun mereka membutuhkan. AllSome Fulfillment telah berusaha keras membangun jaringan fulfillment yang luas untuk melayani para pedagang online yang ingin mengirimkan produk mereka.” Ujar Co-Founder dan CTO dari AllSome Fulfillment, Ng Yi Ying dalam keterangan tertulis, Kamis (8/8).

Baca Juga: Pemerintah China minta Tencent dan Alibaba investasi ke perusahaan pelat merah

Melisa Irene, Partner dari East Ventures mengatakan Tim AllSome Fulfillment membangun pedoman yang tepat untuk mempercepat dan mengoptimasi jalur pengiriman barang di pasar retail online Asia Tenggara. Dengan memungkinkan para pedagang online di Asia Tenggara untuk bisa mengakses ketersediaan produk dan keahlian logistik dari Cina. 

Dengan membangun kemampuan fulfillment lokal yang terdesentralisasi, hal ini akan membuka potensi yang sebenarnya dari transaksi perdagangan di wilayah ini.

Sumber: kontan.co.id