IHSG masih berpeluang menguat menjelang akhir pekan Investasi

IHSG masih berpeluang menguat menjelang akhir pekan

Terakhir diperbaharui: 9 Agustus 2019

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada Kamis (8/8). IHSG naik 1,14% ke 6.274,671. Asing pun kembali masuk dengan nilai beli bersih Rp 256,74 miliar.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji melihat pergerakan positif IHSG kemarin didorong oleh sentimen perang dagang Amerika Serikat vs China yang mereda.

Baca Juga: Wall Street melaju kencang, saham-saham teknologi diburu

Lanjar Nafi, Kepala Riset Reliance Sekuritas menambahkan, rencana bank sentral China PBOC mengintervensi yuan menekan tensi perang dagang. Plus, AS dan China akan kembali negosiasi bulan depan.

Aktivitas ekspor di China juga naik 3,3% pada Juli, dengan surplus neraca perdagangan US$ 45,06 miliar. Hal ini pula yang menurut Lanjar, membuat kekhawatiran investor atas imbas tensi perdagangan AS-China pada aktivitas perdagangan berkurang.

Baca Juga: Simak rekomendasi teknikal saham ASII, BBTN dan PBRX pada perdagangan Jumat (9/8)

Sementara dari domestik, kenaikan cadangan devisa RI per Juli 2019 dari US$ 123,8 miliar menjadi US$ 125,9 miliar menjadi sentimen positif. Apalagi, BI juga terus menjaga rupiah. Dus, Lanjar menyebut, pasar optimistis data current account defisit yang dirilis hari ini akan membaik di kisaran US$ 5 miliar, dari sebelumnya defisit US$ 7 miliar.

Untuk perdagangan hari ini, Nafan memperkirakan sentimen positif masih akan bertahan. "Indeks hari ini masih akan bertahan ditopang data CAD, jika sesuai ekpektasi," tutur dia.

Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki mengatakan, peluang bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini masih ada. Hal ini didukung beberapa sentimen positif dari Tanah Air, seperti data defisit transaksi berjalan (CAD) yang diproyeksi bakal membaik dan diikuti penguatan rupiah terhadap dollar AS.

"Besok ada rilis data CAD yang diestimasi akan lebih bagus dari kuartal sebelumnya. Bahkan, mungkin ada di atas estimasi konsensus," kata Yaki kepada Kontan, Kamis (8/8).

Baca Juga: Resume market global: Yen menguat, emas mendaki

Selain itu, penguatan rupiah juga diproyeksi masih akan berlanjut, sehingga bisa ikut mendorong penguatan indeks di penutupan akhir pekan.

Dengan berbagai sentimen tersebut, Yaki memperkirakan IHSG akan menguat pada 6.204-6.340. Adapun sektor yang bisa dilirik pada perdagangan hari ini seperti infrastruktur, metal mining, perbankan, dan CPO.

Nafan menghitung IHSG menguat dan bergerak di kisaran 6.204,02-6.316,42. Lanjar memprediksi IHSG naik dengan kisaran pergerakan antara 6.251-6.307.

Sumber: kontan.co.id